Pesan Wabup Candra untuk Siswa MTsN 6 Solok dalam Meningkatkan Prestasi Akademik

Talang Babungo – Dalam rangka melindungi generasi muda dari dampak negatif penyakit masyarakat (pekat) dan penyalahgunaan narkoba, MTsN 6 Solok mengadakan kegiatan sosialisasi pada hari Senin, 6 April 2026. Acara ini dilaksanakan di Masjid Darul Ilmi MTsN 6 Solok dan dimulai pukul 14.00 WIB, dengan pembukaan resmi oleh Wakil Bupati Solok, H. Candra.
Pentingnya Sinergi dalam Meningkatkan Prestasi Akademik
Di dalam sambutannya, Wabup H. Candra menekankan betapa krusialnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk mencegah serta memberantas penyakit masyarakat dan penyalahgunaan narkoba. Beliau menegaskan bahwa pembinaan akhlak untuk menghindari penyakit masyarakat perlu dimulai dari lingkungan keluarga, tempat ibadah, sekolah, hingga institusi pemerintahan. H. Candra juga mengajak semua peserta untuk bersama-sama menjaga agar generasi muda tetap berada pada jalur yang benar, berlandaskan nilai-nilai agama dan moral.
Problematika yang Menghadang Generasi Muda
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli, S.Ag., M.M juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat berbagai masalah yang mengancam moral generasi muda, seperti lemahnya ibadah, menipisnya kepercayaan terhadap nilai-nilai agama, dan kecenderungan untuk mudah percaya tanpa melakukan klarifikasi. Hal-hal ini menjadi latar belakang diadakannya sosialisasi tersebut.
Materi Sosialisasi yang Relevan
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Dr. H. Sabri, Lizi Virma Surianti, dan Hj. Susi Elfina. Para pemateri memberikan wawasan mendalam mengenai dampak negatif dari pekat dan narkoba, serta strategi pencegahan yang dapat diimplementasikan di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Dengan pengetahuan yang tepat, diharapkan peserta dapat menerapkan langkah-langkah preventif dalam kehidupan sehari-hari.
Partisipasi dari Berbagai Pihak
Acara ini dihadiri oleh Kepala MTsN 6 Solok, Hj. Harnofa Triza, bersama seluruh guru dan staf. Selain itu, perwakilan dari Kepala KUA Hiliran Gumanti, kepala madrasah, dan seluruh kepala SD/MI se-Kecamatan Hiliran Gumanti serta guru Pendidikan Agama Islam juga turut meramaikan acara. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Membangun Lingkungan Pendidikan yang Bersih
Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum yang sangat penting dalam memperkuat komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari pengaruh negatif. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam upaya memberantas penyakit masyarakat dan penyalahgunaan narkoba. Tujuannya adalah untuk mewujudkan generasi yang sehat, berakhlak mulia, dan berprestasi akademik.
- Pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat
- Peran keluarga dalam pembinaan akhlak
- Strategi pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan
- Tanggung jawab bersama untuk menjaga generasi muda
- Penguatan moral dan nilai-nilai agama
Dengan upaya bersama dari semua pihak, diharapkan prestasi akademik MTsN 6 Solok dapat meningkat, menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan tangguh menghadapi tantangan zaman. Kegiatan seperti ini adalah langkah konkret untuk memperkuat fondasi pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.





