Kenapa Bola Liga Eropa 2025 Bau Durian? Fakta Unik Ini Viral!

Bayangkan kamu sedang menonton laga kualifikasi Liga Eropa, tiba-tiba bola yang digunakan tercium seperti buah durian—atau setidaknya, kabarnya begitu!
Isu Ngehe Mengenai Aroma Durian pada Bola
Sejumlah penonton menyatakan bahwa alat match ball pada pertandingan kompetisi Eropa 2025 memiliki bau buah durian. Komentar di medsos seperti: “Baru saja nendang bola, kok baunya durian ya?” langsung jadi trending topic.
Bagaimana Kisah Bau Durian di Bola?
Bermula dari beberapa teori, seperti bola disemprot parfum?. Ada pula satu asumsi rasional pelapis sintetik disertai senyawa mirip bau durian|volatile compounds}, maksudnya pemeliharaan bola. Namun, masih tak ada konfirmasi dari UEFA hingga saat ini.
Respon Penggemar Bolamania
Tentu saja reaksi netizen bervariasi. Beberapa yang terhibur, “Udah mirip durian, ternyata baunya juga.” Ada pula yang sumbernya hoaks?. Banyak pula komunitas sepak bola yang menjadikannya meme lucu: “Ini bola bukan buah tapi baunya~~~”.
Tanggapan Ahli Teknologi Bola
Dalam industri bola, coating bisa menimbulkan aroma, khususnya jika antijamur berbasis kimia. Namun, intentional durian scent sangat diragukan, karena bisa membingungkan pemain dan mengganggu pengalaman visual di lapangan.
Apa
Asalnya, contoh nyata muncul ketika riset makanan dan aroma menemukan bahwa senyawa sulfur tertentu dapat menempel pada permukaan lateks atau PU. Bila material bola disemprot atau dikontaminasi dengan senyawa ini, kemungkinan aroma menyerupai durian bisa terjadi—meski tetap terdengar absurd.
Kesimpulan
Walau terdengar konyol, isu bola Liga Eropa bau durian mengajarkan satu hal: daya tarik sepak bola tak hanya dari skill di lapangan, tapi juga cerita-cerita unik seputarnya. Sampai UEFA memberi penjelasan resmi, semua ini tetap jadi bahan obrolan kreatif di dunia bola.






