Ketua Kwarda Lampung Dukung Sako SIT untuk Pramuka Adaptif dan Digital

Keberadaan Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) menjadi sebuah terobosan penting dalam upaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang baik. Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung, Jihan Nurlela, menyoroti peran strategis Sako SIT dalam mewujudkan pendidikan kepramukaan yang menyatu dengan nilai-nilai keislaman. Ini adalah langkah maju yang perlu didukung, terutama di era digital saat ini.
Pelantikan Pengurus Mabi dan Pimpinan Sako SIT
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jihan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Ketua Harian Kwarda Lampung, Riski Sofyan, pada acara pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Sako SIT Tingkat Daerah Lampung untuk periode 2025–2030. Pelantikan ini menandai langkah baru dalam pengembangan Sako SIT, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi dunia kepramukaan di Indonesia.
Acara ini juga menjadi momentum penting dengan dirangkaikan pembukaan Gelang Ajar II Pramuka SIT Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Graha Bakti Pramuka Kwarda Lampung pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kwarda Lampung dalam memperkuat pendidikan kepramukaan yang berbasis nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Tanggung Jawab Gerakan Pramuka
Dalam sambutannya, Jihan menekankan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyatakan bahwa generasi yang akan datang harus memiliki iman yang kuat, akhlak yang mulia, disiplin, mandiri, dan rasa cinta terhadap tanah air.
“Ini adalah tugas besar Gerakan Pramuka dalam menyiapkan generasi yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” imbuhnya. Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak hanya sekadar aktivitas luar ruangan, tetapi juga menciptakan pemimpin masa depan yang berkualitas.
Digitalisasi dalam Gerakan Pramuka
Salah satu fokus utama dalam pengembangan kepramukaan saat ini adalah digitalisasi. Jihan menggarisbawahi bahwa Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka telah mengarahkan kebijakan untuk mendorong penggunaan teknologi digital, salah satunya melalui platform AyoPramuka. Ini merupakan bagian dari upaya modernisasi organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelayanan.
“Dengan adanya digitalisasi, proses pendataan anggota akan menjadi lebih teratur, layanan organisasi dapat dilakukan lebih cepat, dan informasi mengenai kegiatan dapat diakses dengan lebih mudah oleh semua anggota,” jelasnya.
Integrasi Potensi Anggota Pramuka
Jihan juga menambahkan bahwa integrasi digital membuka peluang bagi anggota Pramuka di berbagai daerah untuk berinteraksi dalam satu ekosistem yang kuat dan terhubung. Ini memungkinkan kolaborasi yang lebih baik antar anggota, serta berbagi pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat.
- Mempermudah pendataan anggota
- Mempercepat pelayanan organisasi
- Meningkatkan akses informasi kegiatan
- Mendorong sinergi antar anggota
- Memberikan inovasi dalam program kepramukaan
Harapan untuk Pengurus yang Baru Dilantik
Di akhir sambutannya, Jihan menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap agar mereka dapat menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. “Semoga pengurus Sako SIT yang baru ini mampu menghadirkan program-program inovatif yang bermanfaat bagi perkembangan Gerakan Pramuka, khususnya di lingkungan Sako SIT,” tegasnya.
Jihan juga menekankan pentingnya mengedepankan kualitas dalam setiap program yang direncanakan. “Saya berpesan kepada seluruh peserta Gelang Ajar II agar menjadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas diri menuju pembina yang profesional, adaptif, dan inspiratif,” ujarnya.
Mewujudkan Pramuka yang Berkualitas
Jihan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Pramuka yang berkualitas. Ia menuturkan bahwa gugus depan yang aktif, berprestasi, dan terakreditasi harus menjadi tujuan bersama. “Marilah kita terus berupaya untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas tetapi juga berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.
Acara pelantikan dan pembukaan Gelang Ajar II dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekretaris Kwarda Lampung Mubasit, Ketua JSIT Wilayah Lampung sekaligus Ketua Mabi Sako SIT Muslimin, serta Sekretaris Bidang Saka, Sako, Gudep, dan Perti Kwarda Lampung Wahyudi. Kehadiran mereka menambah semangat dan dukungan terhadap pengembangan Sako SIT dalam konteks Pramuka adaptif dan digital.